Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa hingga Jumat (28/9/2018) malam pihaknya masih kehilangan kontak dengan warga di Donggala, Sulawesi Tengah, pasca-gempa dan tsunami.
Sehingga, BMKG belum bisa mengetahui pasti kondisi terkini dan dampak gempa di Donggala.
"Kami kehilangan kontak dengan Donggala sejak pukul 14.00 WIB dan sampai sekarang belum berhasil," kata Kepala BMKG saat jumpa pers di Kantor BMKG Jogjakarta, Jumat malam.Menurut Dwikorita, sebelum gempa bumi dengan magnitudo 7,4 SR setelah dimutakhirkan dari sebelumnya 7,7 SR, pada pukul 14.00 WIB telah terjadi gempa awal berkekuatan 5,9 SR.

