Pemuda malang ini bernama Chandra. Ia lugu sopan dan sederhana. Sebagaimana pemuda di desanya di usianya yang beranjak remaja ia mulai jatuh cinta. Namun tak disangka kisah cintanya sangat mengenaskan. Karena alasannya sangat sederhana, Chandra nggak punya motor keren yang yang bisa membonceng mereka kemana-mana saat main bareng.
Padahal Chandra memiliki kulit putih dan paras yang cukup tampan. Apalagi sejak kecil ia juga bintang kelas. Namun sayang kedua orangtuanya hanyalah petani yang luas tanahnya tidak seberapa. Sehingga cukup untuk makan saja sudah bersyukur. Ayahnya merantau ke kota untuk berjualan bakso agar bisa membiayai sekolah Chandra sampai lulus SMU.

Pemuda Ini Ditolak 10 Gadis Didesanya, Tapi 10 Tahun Kemudian Mereka Menyesalinya!
inovasee.com
Berbeda dengan Ari, Ricky, Benny, Jumardi dan juga Rijal. Mereka bisa gonta-ganti pacar seperti mudahnya mereka gonta-ganti motor karena memiliki orangtua yang cukup berada. Sepuluh gadis telah menolak cinta cintanya, dan memilih menjadi pacar geng motor tajir tadi. Meskipun sakit tak apa-apa, Chandra menyadari keadaannya sendiri. Toh masih ada Ayu sahabat yang selalu setia menemaninya dalam suka dan duka.
Selepas SMU Chandra merantau ke kota, kuliah sambil melanjutkan usaha bapaknya. Tak disangka di tangan Chandra yang mulai pandai memanajemen warung baksonya dengan menu kekinian dan penataan usaha yang lebih modern dan instragamable membuat usahanya berkembang pesat dan buka cabang. Bahkan banyak orang yang menawari kerja sama.

konsultasibisnis.com
Tak terasa Chandra lulus kuliah, dan teringat sahabatnya Ayu yang juga sudah lulus kuliah dari PT ternama di Surabaya. Ia baru menyadari bahwa Ayulah cinta sejatinya. Dengan memberanikan diri ia melamar sahabatnya itu dan gayung bersambut. Tak menunggu lama mereka segera meresmikan ke jenjang pernikahan. Tak lupa ia mengundang semua sahabatnya, termasuk para gadis yang telah menolaknya.

http://modelbajumuslim7.blogspot.com
Pesta mewah dan meriah berlangsung tiga hari tiga malam. Ayu terlihat cantik dalam busana tradisional Jawa Tengah. Chandra juga terlihat tampan dan berkelas. Jelas terlihat pandangan iri dan menyesal para gadis yang telah menolaknya dulu saat mereka mengucapkan selamat. Sementara geng motor tajir yang dari dulu terbiasa mengandalkan orangtua sampai hari ini masih menjadi pengangguran dan malas bekerja. Tentunya pesona mereka telah luntur karena usia yang mulai menua dan harta yang mulai berkurang karena orangtuanya sudah lelah mencari nafkah.
Cerita hanyalah karangan penulis saja dan gambar hanyalah ilustrasi.